Internet goes to mobile

Februari 19, 2008

internet_goes_mobile.gif

Bisa apa hape-nya?

Pertanyaan yang seringkali muncul saat membeli handphone baru adalah kita akan dihadapkan pada beragam fitur canggih yang di bundle bersamanya. mulai dari punya teknologi email, pemutar MP3 dan video, dukungan terhadap broadband seperti HSDPA, touchscreen, push mail dan sebagainya. tapi apa sebenarnya yang dibutuhkan, apakah sebagai pengguna seluler anda akan menggunakan semua fitur tersebut?

terkadang banyak fitur yang disediakan oleh produsen hape tapi karena tidak adanya dukungan dari operator menjadi tidak berguna, seperti PTT contohnya fitur yang disediakan menyerupai handy-talkie ini menjadi ‘tidak terpakai’ karena tidak adanya dukungan jaringan, atau pemakaian MMS misalnya utilisasinya menjadi tidak maksimal karena pelanggan akan berpikiran 2 kali sebelum mengirim MMS, yang nerima hape-nya support gak ya?

Tapi yang sekarang banyak disupport oleh produsen Hape adalah GPRS, teknologi yang memungkinkan penggunanya dapat mengakses internet. namun utilisasinya juga tidak begitu maksimal karena mahalnya biaya GPRS dan minimnya konten yang disediakan belum lagi ada yang download premium.

Namun seiring ‘raja konten’ internet pun mulai menyentuh pelanggan mobile utilisasi gprs pun menjadi lebih bergairah, cek aja Youtube mobile, yahoo mobile (mulai dari mail sampe instant messaging), news , mobile feeds, Google mobile dan lain-lain.

Getting value of your bandwidth

Tentu saja untuk menikmati hal ini tidaklah murah ada biaya koneksi yang harus dibayar pengguna, sebagai konsumen pasti kita ingin menikmati keuntungan maksimal dengan usaha yang minimal. jika ingin menggunakan youtube mobile kita akan disarankan untuk berlangganan unlimited packet data karena koneksinya bersifat burst data dan ini bisa sangat membebani tagihan anda juga. Tentunya untuk harga yang ekonomis kita pun ingin dukungan jaringan yang maksimal, kalo punya hape yang support 3G / HSDPA maka operator tersebut menjadi pilihannya. untuk itu berikut studi komparasi akses internet mobile operator di Indonesia (thanks to my colleague mas didik and kang wachid) tarif bandwidth

Being Negotiator…

Februari 8, 2008

negotiator (taken from sxc.hu)

Negotiator ( hmmh yang ini bukan film apalagi makanan ) secara istilah artinya pihak yang ditunjuk mewakili suatu pribadi, golongan, institusi atau perusahaan untuk melakukan proses negosiasi dengan pihak lawan.

loh..loh kok jadi serius bgini tulisannya. ceritanya tadi pagi dapet email di milis tentang jurus jitu negosiasi bisnis

berikut petikan emailnya

===================================================

Negosiasi Bisnis

Lima Jurus Jitu Negosiasi Bisnis

1. Pisahkan pokok masalah yang dinegosiasikan dengan
lawan. Jangan sampai masalah pribadi menghambat proses negosiasi
yang sedang berjalan. Tak heran perusahaan-perusaha an besar
biasanya mempunyai timnegosiasi yang terdiri dari beberapa orang dengan
keahlianberlapis-lapis. Dengan begitu, tidak akan pernah
terjadi konflik pribadi dengan proses negosiasi.

2. Selalu mengacu pada tujuan utama negosiasi. Apahasil akhir yang
kita inginkan dalam negosiasi ini? Bukan masalah menang atau kalah,
apalagi sampai menjatuhkan lawan. So, tetap berkepala dingin dan
jangan pernah terpancing dengan emosi atau ego mau
menang sendiri.

3. Berikan alternatif win-win solution pada lawan. Selalu fleksibel
selama negosiasi agar terhindar dari jalan buntu. Persiapkan beberapa
solusi alternatif yang diprediksi bisa menciptakan kondisi saling
menguntungkan bagi lawan.

4. Selesaikan proses negosiasi dengan cepat dan tidak bertele-tele.
Hindari faktor-faktor yang bisa melelahkan lawan seperti proses
negosiasi yang terlalu lama, tempat negosiasi yang tidak kondusif,
dll. Karena faktor-faktor tersebut cenderung membuat lawan jadi
emosional dan berbalik menekan kita.

5. Riset, riset dan riset. Hal terpenting dalam negosiasi sering
berkaitan dengan etika dan budaya. Negosiator ulung selalu melakukan
riset untuk mengetahui karakter lawannya. Apa latar belakangnya,
kebiasaan, hobi, kesukaan, dll. Terbukti bahwa kebanyakan kontrak
besar bisnis dimenangkan bukan di meja rapat, tapi di lapangan golf,
kapal pesiar atau restoran.

===========================================

rupanya email tersebut selaras dengan apa yang sedang dipelajari pada prinsip2 negosiasi dan jadi pengen ditambahin biar tambah kuat ilmunya (diambil dari e-learning internal kantor dengan sedikit gubahan biar bahasanya lebih nge blog).

15 Hukum Negosiasi

Segala sesuatu dapat di negosiasikan

Jangan pernah menyempitkan negosiasi pada satu topik saja kembangkan sebanyak mungkin ide-ide pokok
yang baru bilamana anda dan anggota kelompok lainnya mengalami jalan buntu pada satu ide pokok tertentu

Kristalisasi visi anda mengenai kesepakatan

Orang yang mempunyai tujuan itulah orang yang akan memimpin jadi mantapkan visi.

Persiapkan segala sesuatu terlebih dahulu

Informasi adalah kekuatan, dapatkan infromasi sebanyak mungkin sebelumnya supaya yakin bahwa anda memahami betul nilai dari pengadaan perundingan. seperti strategi perang aja “know your enemies”.

Ajukan Pertanyaan

Ajukan pertanyaan yang anda tidak mengerti. karena ini adalah negosiasi yang mungkin akan menentukan keputusan anda nantinya, apabila merasa ada sesuatu yang secara implisit atau pun eksplisit tidak dimengerti tanyakan saja.

Mendengar

Ketika anda mendengar lebih baik dengan sendirinya anda akan memperoleh dan menyerap informasi lebih baik pula, dan sekaligus anda juga menghargai dan memperhatikan lawan bicara anda. dengan begini anda pun bisa memahami lawan bicara anda dan memahami maksud dan keinginan lawan bicara anda. respect yourself respect others

Tentukan Target untuk setiap kesepakatan

Definisikan setiap target penerimaan minimum anda (define your minimum requirement). dengan begini anda akan memiliki patokan atas setiap kesepakatan yang terjadi, dan tidak berakhir dengan hanya menerima proposal yang diberikan oleh lawan bicara anda.

Targetkan aspirasi anda setinggi mungkin

Jadikan aspirasi anda seakan akan menjadi faktor terpenting dalam menentukan hasil akhir dari perundingan tersebut.

Kembangkan pilihan-pilihan dan strategi

orang-orang yang sukses adalah mereka yang memiliki sejumlah strategi yang dapat diterima. serupa dengan hal tersebut, negosiator yang sukses adalah mereka yang memiliki strategi yang baik untuk dapat mengubah pilihan pilihan mereka menjadi kenyataan.

Pikirlah layaknya seekor lumba-lumba

Lumba-lumba adalah satu-satunya hewan yang dapat berenang didalam laut yang penuh dengan hiu sebaik didalam laut yang tenang. lumba-lumba mampu untuk mengadaptasi strategi – strategi dan kebiasaannya pada lawan mereka. ingatlah bahwa ketika berunding dengan hiu, anda masih memiliki pilihan, anda bisa berjalan menjauhinya.

Jujur dan Adil

Tujuan yang ingin dicapai dalam menciptakan hasil win – win solution adalah supaya kedua pihak dapat merasa bahwa kebutuhan dan tujuan mereka masing-masing telah tercapai. sebuah lingkungan yang kepercayaan terbentuk dengan sendirinya win-win solution akan cepat tercapai.

Jangan pernah menerima tawaran pertama

Ini gak sepenuhnya harus diimplementasi. tapi sering kali, pihak lawan memberikan penawaran pertama untuk ‘ngetes’ (kasar bgt bahasanya) seberapa kuat pemahaman anda terhadap hal pokok.

Rundingkan dengan kekuatan

Yang ini udah maen fisik nih, tapi langkah ini sebaiknya diambil belakangan. setidaknya ciptakan tampilan bahwa anda berkuasa. jika pihak lawan berpikir bahwa anda tidak memiliki alasan – alasan yang cukup untuk mentolerir hal-hal diluar tuntutan anda, maka pihak lawan pun akan enggan melakukannya.

Temukan keinginan pihak lawan

Jangan menyerah terlalu cepat, dan akuilah konsesi sebagai sebuah konsesi. menyerah terlalu dini akan membuat lawan anda beranggapan bahwa anda dapat menerima hal-hal lainnya diluar tuntutan anda

Kooperatif dan Bersahabat

Hindari sikap menjilat ataupun terlalu frontal, yang seringkali menggagalkan proses negosiasi.

Gunakan kekuatan kompetisi

Seseorang yang berfikir bahwa untuk berkompetisi dengan bisnis anda adalah sesuatu yang penting akan berkenan untuk memberikan lebih dari apa yang mereka maksudkan pada umumnya.