Bagaimana Agar Tidur Anda Berkualitas
April 8, 2009
- Bersegera untuk Tidur
Sungguh, Nabi membenci ngobrol sesudah sholat Isyak dan mewanti-wanti para sahabatnya agar menghindari itu.
Dari Abu Barzah Aslami, bahwasanya Nabi gemar mengakhirkan sholat Isyak , membenci tidur sebelum sholat Isyak dan berbincang-bincang sesudahnya.
Rosulullah membenci tidur sebelum sholat Isyak, karena berpotensi terlewatkan sholat Isyak. Beliau juga membenci ngobrol sesudah sholat Isyak lantaran berpotensi negakibatkan tidur sebelum sholat Subuh atau melaksanakan sholat Subuh tidak pada waktunya, atau berpotensi luput dari qiyamul lail
- Tidur dalam Keadaan Suci
Rosulullah telah menganjurkan kita agar tidur dalam keadaan suci dan menjelas kan kepada kita betapa besar pahalanya
Dari Ibnu Abbas bahwasanya Rosulullah bersabda :
“Sucikanlah badan kalian, niscaya Allah akan menyucikan kalian. Tidaklah seorang hamba yang bermalam dalam keadaan suci, melainkan ia bermalam bersama malaikat dalam pakaiannya. Dan, tidaklah ia bergerak sesaat di malam itu, melainkan malaikait itu mendoakannya ,” Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini, karena ia telah tidur dalam keadaan suci.”
Dari Mu’adz bin Jabal bawasanya Rosulullah bersabda :
“Tidaklah seorang muslim yang bermalam dalam kondisi berdzikir lagi suci, lantas ia bangun malam dengan berdzikir dan memohon kebaikan kepada Allah untuk urusan dunia dan akhiratnya, melainkan Allah memberikannya.
- Bertaubat sebelum tidur ddan menghlangkan perasaan dengki kepada sesama muslim
Bersihkanlah hati , karena boleh jadi seseorang akan menemui ajalnya ketika tengah tidur, padahal dirinya masih berlumuran dosa
- Tidur sampai benar-benar merasa ngantuk
Para salafush sholih tidak pernah tidur melainkan ketika telah mengantuk
- Menulis Wasiat kepada seseorang yang hedak diberi wasiat
Ibnu Umar meriwatkan dari Nabi bahwasanya beliau bersabda :
”Tidak hak bagi seorang muslim yang memiliki sesuatu yang hendak ia wasiatkan, kemudian ia bermalam dua hari, kecuali wasiat itu telah ia tulis disisinya.
- Tidur dengan cara miring ke kanan
Rosulullah telah memberikan petunjuk tata cara tidur yang deal yang mengandung kemashlahatan pada diri seseorang, diantaranya mempermudah bangun dan tidak melelapkan tidur,
Rosulullah bersabda :
”Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah setiap wudhu untuk sholat, lalu berbaringlah dengan bertelekan pada bagian tubuh sebelah kanan.
Menggunakan Celak
Hal ini berdasarkan sebuah hadist Jabir bin Abdillah ia meriwatkan bahwasanya Rosulullah bersabda :
”Hendaklah kalian menggunakan itsmid sebagai celak sebelum tidur. Karena itsmid dapat mempertajam pandangan mata dan dapat menumbuhkan bulu mata.”
- Membersihkan tempat tidur
Jabir bin Abdillah ia meriwatkan bahwasanya Rosulullah bersabda ”
”Apabila salah seorang kalian beranjak ke pembaringannya, maka hendaklah ia kibaskan kasurnya dari bagian dalam sarungnya, karena ia tidak tahu apa yang ada diatas kasur sepeninggalnya.”
- Berdzikir dan ber doa Menjelang Tidur
Rosulullah bersabda :
”Barangsiapa yang dutuk di tempat duduk tanpa berdzikir kepada Allah, maka ia tercela disisi Allah. Barangsiapa yang berbaring ditempat pembaringan tanpa berdzikir kepada Allah, maka ia tercela disisi Allah.




